Senin, 29 Oktober 2012

PETANI SELALU MENJADI PRIORITAS TERDEPAN WALAUPUN GADU KONYOL


Petani… petani dan petani merupakan kata yang selalu menjadi topik hangat di dunia pertanian Tulungagung dan Indonesia,  memang petani merupakan ujung tombak pembangunan negara ini karena sebagian besar daerah dan desa di indonesia potensi akan pertanian apalagi didukung dengan pekerjaan di sektor pertanian yang cukup banyak, namum mengingat kesejahteraan petani di desa-desa yang ada di indonesia patut sekiranya kita renungkan bersama. Masih banyak petani yang hidup dan kehidupannya masih di bawah garis kesejahteraan, kemiskinan
selalu menghantui dalam kehidupan petani.

            Dari serangkaian yang terjadi di pertanian dan kehidupan pertanian di indonesia yang mendorong unsur terkait untuk saling ulur tangan membantu sesama, tidak kecuali dinas pertanian dan pemerintah kabupaten tulungagung. Dalam pertemuan rencana tanam 2012/2013 merupakan moment yang penting untuk petani dan pejabat daerah duduk bersama membahas kedepannya pertanian di Kabupaten Tulungagung.
            BPP Kecamatan karangrejo secara bersama memfasilitasi untuk adanya komunikasi antara petani dengan pihak atau dinas terkait di dunia pertanian, untuk mengedepankan kepentingan yang menyangkut kehidupan orang banyak. Sebagai tempat untuk mencari inovasi teknologi dan informasi BPP kecamatan karangrejo senantiasa komunikasi aktif dengan pengurus petani dalam hal ini kelompoktani, KTNA, Gapoktan dan atau HIPPA selanjutnya juga dengan dinas pertanian kabupaten tulungagung dan BKPP.
            Dalam pertemuan rencana tanam ini usulan yang selalu menjadi pembahasan utama adalah masalah utama dalam pertanian  yaitu pengairan yang seringkali terjadi kekurangan di musim kemarau, istilah “gadu konyol” menjadi tren di tulungagung, seperti yang di singgung Kepala Dinas Pertanian dalam pidatonya kalau gadu konyol selalu ada di tulungagung, secara bersama diharapkan masalah ini akan bisa dicari  jalan keluarnya sehingga gadu konyol yang sama dengan istilah adu nasib tanaman tentunya merugikan bagi petani artinya dimusim kemarau ini petani akan adu nasib jika ada air tanaman akan berlanjut namun jika tidak ada air maka tanaman akan mati dan tentunya petani akan rugi. (latip)

Tidak ada komentar: